(0362) 21149
bappeda@bulelengkab.go.id
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Penelitian tentang "Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bidang Pertahanan dan Keamanan Negara

Admin bappeda | 15 April 2026 | 77 kali

Kepala Bidang Perekonomian SDA dan Infrastruktur Bappeda, Gusti Ngurah Purnawirawan hadir di Ruang Rapat Brida untuk mengikuti dua agenda rapat, Rabu (15/4), yakni terkait penelitian kawasan khusus bidang pertahanan serta kajian pengelolaan sampah lintas daerah. Kedua isu tersebut dinilai strategis dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Pada rapat pertama, tim dari Universitas Pertahanan memaparkan perkembangan penelitian pembangunan kawasan khusus dengan fokus pada pengumpulan data di sektor pertahanan dan keamanan. Dari hasil diskusi, kondisi keamanan di Kabupaten Buleleng dinilai relatif kondusif. Hal ini tercermin dari rendahnya jumlah kasus atau kejadian yang tercatat dalam kurun waktu satu tahun terakhir.

Meski demikian, para peserta rapat menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan. Stabilitas keamanan dinilai menjadi faktor kunci dalam menjaga keberlangsungan sektor ekonomi, pariwisata, serta mendorong pembangunan yang berkelanjutan di daerah.

Sementara itu, agenda kedua membahas kajian pengelolaan sampah yang dilaksanakan oleh BRIN. Rapat ini dihadiri oleh sejumlah perwakilan instansi terkait, di antaranya Bappeda, PUPERKIM, DLH, DISBUDPAR, serta penggiat TPS3R.

Kajian tersebut dilandasi oleh Surat Edaran Gerakan Bali Bersih Sampah (GBBS) dengan mengambil sampel di empat kabupaten/kota, yaitu Buleleng, Badung, Tabanan, dan Denpasar. Fokus utama pengumpulan data meliputi implementasi program GBBS, praktik pengelolaan sampah di lapangan, serta berbagai kendala yang dihadapi, baik dari aspek teknis, kelembagaan, maupun perilaku masyarakat.

Selain itu, perhatian juga diberikan pada isu sampah kiriman dari luar daerah serta peran aktif organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah desa, dan desa adat dalam pengelolaan sampah.

Hasil dari kajian ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi yang aplikatif dan efektif, khususnya untuk meningkatkan sistem pengelolaan sampah di Kabupaten Buleleng.

Dengan pembahasan dua isu strategis tersebut, pemerintah daerah bersama pemangku kepentingan diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan sekaligus mengatasi persoalan lingkungan demi masa depan Buleleng yang lebih baik.