(0362) 21149
bappeda@bulelengkab.go.id
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Bappeda Buleleng Dalami Sinkronisasi RPJMD dan Validasi DTSEN dalam Rakor Bappeda se-Bali 2026

Admin bappeda | 09 Oktober 2026 | 27 kali

Penguatan sinkronisasi dokumen perencanaan dan pemanfaatan data yang akurat menjadi fokus pembahasan dalam Rapat Koordinasi Bappeda se-Bali Tahun 2026 yang berlangsung pada 8–10 Oktober 2026 di Handara Golf & Resort Bali, Desa Pancasari, Kabupaten Buleleng.

Kepala Bappeda Kabupaten Buleleng, Komang Audi Berawijaya, SE., M.Si., bersama jajaran mengikuti rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh Bappeda Provinsi Bali tersebut. Forum ini mempertemukan sembilan kepala Bappeda kabupaten/kota se-Bali untuk membahas isu strategis dalam penyelarasan perencanaan pembangunan pusat dan daerah.

Dalam sesi pemaparan materi dan diskusi, sejumlah agenda penting menjadi perhatian, di antaranya sinergi perencanaan pusat dan daerah dalam penyusunan perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029, arah kebijakan pengembangan wilayah Bali untuk mendukung penyusunan dokumen perencanaan pembangunan tahun 2028, serta akurasi dan validasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Materi mengenai sinkronisasi perubahan RPJMD disampaikan untuk memperkuat keselarasan kebijakan pembangunan daerah dengan prioritas pembangunan nasional. Sementara itu, pembahasan arah kebijakan pengembangan wilayah Bali memberikan ruang bagi pemerintah kabupaten/kota untuk memahami arah pembangunan yang perlu diperhatikan dalam penyusunan dokumen perencanaan ke depan.

Aspek data juga menjadi perhatian penting melalui pembahasan DTSEN yang menghadirkan narasumber dari Badan Pusat Statistik Provinsi Bali. Akurasi dan validasi data sosial ekonomi diperlukan untuk mendukung perencanaan yang lebih tepat sasaran, khususnya dalam mengidentifikasi kebutuhan masyarakat dan menentukan prioritas intervensi pembangunan.

Bagi Bappeda Kabupaten Buleleng, pembahasan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat kualitas proses perencanaan pembangunan daerah. Penyusunan dokumen perencanaan yang selaras dengan kebijakan nasional dan provinsi, serta didukung data yang akurat dan mutakhir, menjadi landasan untuk meningkatkan efektivitas program pembangunan.

Melalui partisipasi aktif dalam forum koordinasi ini, Bappeda Kabupaten Buleleng terus mendorong terwujudnya perencanaan pembangunan yang terpadu, terarah, dan berbasis data, sehingga program dan kebijakan yang disusun dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.