Upaya memperkuat perencanaan pembangunan berbasis lingkungan terus digencarkan melalui kolaborasi multipihak. Yayasan Bina Usaha Lingkungan (YBUL) bersama Program Hibah Kecil Global Environment Facility (GEF-SGP) Indonesia menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Kabupaten Buleleng pada Senin, 27 April 2026.
Kegiatan yang berlangsung pukul 14.30 hingga 16.30 WITA di Ruang Rapat Bappeda ini merupakan bagian dari rangkaian konsultasi dalam persiapan Fase Operasional ke-8 (OP8) GEF-SGP. FGD tersebut melibatkan Pemerintah Daerah Kabupaten Buleleng, lembaga swadaya masyarakat, serta kelompok masyarakat lokal.
Koordinator Nasional GEF-SGP Indonesia, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menghimpun masukan strategis dalam penyusunan dokumen proyek yang saat ini tengah dalam proses peninjauan oleh Dewan GEF. “Pendekatan yang digunakan berbasis lanskap, guna memastikan dampak program lebih luas dan berkelanjutan.
Dalam diskusi tersebut, sejumlah isu strategis menjadi fokus pembahasan, di antaranya pengelolaan wilayah pesisir, pemberdayaan sosial dan ekonomi masyarakat, konservasi lumba-lumba, energi, serta pengelolaan persampahan. Keterlibatan berbagai pemangku kepentingan diharapkan mampu memperkaya perspektif dalam perumusan program ke depan.
GEF-SGP Indonesia sendiri merupakan program pendanaan lingkungan yang mendorong partisipasi aktif masyarakat, termasuk kelompok perempuan, pemuda, masyarakat adat, dan kelompok rentan lainnya dalam menghadapi tantangan ekologis.
Kegiatan di Buleleng ini juga menjadi bagian dari kunjungan lapangan GEF-SGP Indonesia di wilayah Bali dan Nusa Tenggara Barat yang berlangsung pada 24–29 April 2026. Selain FGD dengan pemerintah daerah, rangkaian kegiatan mencakup observasi lapangan serta diskusi dengan komunitas lokal di berbagai titik.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tersusun data dasar yang komprehensif sebagai landasan perencanaan program OP8 periode 2026–2030. Data tersebut akan digunakan untuk merancang intervensi yang tepat sasaran dalam mengatasi degradasi lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Buleleng diharapkan dapat berperan aktif dalam proses ini guna memastikan program yang dihasilkan selaras dengan kebutuhan dan kondisi lokal.