Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida menggelar rapat sosialisasi terkait pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025 untuk Tahun Anggaran 2025 melalui zoom meeting, yang diikuti oleh perangkat daerah provinsi serta kabupaten/kota, Jumat (10/4).
Rapat tersebut turut menghadirkan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah , Dinas PUPRKim, serta Dinas Pertanian dari berbagai wilayah, sebagai bentuk sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung program strategis nasional.
Kepala BWS Bali Penida dalam arahannya menegaskan bahwa program ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam mempercepat pencapaian swasembada pangan. Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi lintas kewenangan antara pusat dan daerah, khususnya dalam pengelolaan dan pengembangan jaringan irigasi.
“Sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam mendukung keberhasilan program ini. Selain itu, setiap usulan harus memperhatikan jadwal atau timeline yang telah ditetapkan,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut juga dipaparkan mekanisme pengusulan program irigasi untuk Tahun 2026. Penginputan usulan dilakukan melalui aplikasi SIPURI, dengan jadwal yang telah ditetapkan mulai 30 Maret hingga 4 Mei 2026.
Usulan dibagi ke dalam dua kelompok, yakni kelompok pertama yang merupakan usulan tahun sebelumnya yang telah diverifikasi namun belum terealisasi, serta kelompok kedua berupa usulan baru berdasarkan tingkat urgensi penanganan maupun penuntasan daerah irigasi yang telah dilaksanakan melalui Inpres tahun 2025.
Selanjutnya, usulan tersebut akan melalui dua tahap verifikasi, yakni verifikasi tingkat pertama oleh BWS pada 6 April hingga 11 Mei 2026, serta verifikasi tingkat kedua oleh pemerintah pusat pada 13 April hingga 18 Mei 2026. Adapun pelaksanaan konstruksi direncanakan berlangsung pada Juli hingga Desember 2026.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas PUPRKim bersama Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan telah menyiapkan usulan irigasi untuk tahun 2026. Seluruh dokumen pendukung, termasuk Readiness Criteria, telah dilengkapi dan siap untuk diinput melalui akun resmi Dinas PUPRKim.
Dengan kesiapan tersebut, Kabupaten Buleleng diharapkan dapat berkontribusi optimal dalam mendukung program percepatan swasembada pangan nasional melalui penguatan infrastruktur irigasi.