(0362) 21149
bappeda@bulelengkab.go.id
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Perkembangan Pelaksanaan DAK Nonfisik hingga Triwulan III Tahun 2026 di Kabupaten Buleleng

Admin bappeda | 22 Oktober 2026 | 8 kali

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Buleleng melaksanakan Rapat Pemantauan dan Evaluasi Pelaksanaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Triwulan III Tahun Anggaran 2026 yang dirangkaikan dengan pembahasan usulan DAK Fisik dan Nonfisik Tahun Anggaran 2027. Rapat dipimpin oleh Kepala Bappeda Kabupaten Buleleng, Komang Audi Berawijaya, sebagai upaya memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai rencana dan mendukung prioritas pembangunan daerah.


Dalam rapat tersebut, Fungsional Perencana Bidang Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi (PPE), Cendana Prihartami, memaparkan perkembangan pelaksanaan DAK Nonfisik hingga Triwulan III Tahun 2026, kegiatan yang memerlukan tindak lanjut, arah kebijakan DAK Tahun 2027, serta perkembangan usulan alokasi tahun mendatang.


Pemantauan DAK Nonfisik mencakup berbagai sektor, antara lain pendidikan, kesehatan, keluarga berencana, kebudayaan, perpustakaan, perlindungan perempuan dan anak, serta pengawasan obat dan makanan. Evaluasi dilakukan tidak hanya terhadap penyaluran dan realisasi anggaran, tetapi juga kemajuan kegiatan, kendala pelaksanaan, serta pencapaian target agar pemanfaatan dana memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.


Rapat juga membahas sejumlah kegiatan yang memerlukan perhatian dan tindak lanjut, seperti pelaksanaan Festival Literasi, pemeliharaan koleksi dan sarana Museum Gedong Kirtya, pelatihan tata laksana malaria bagi tenaga kesehatan, serta berbagai program pada sektor keluarga berencana dan perlindungan perempuan dan anak. Perangkat daerah didorong untuk memperkuat koordinasi, mengidentifikasi kendala, dan memastikan kegiatan terlaksana sesuai jadwal serta ketentuan yang berlaku.


Terkait perencanaan Tahun Anggaran 2027, arah kebijakan DAK difokuskan pada dukungan terhadap prioritas pembangunan nasional, peningkatan kualitas pelayanan dasar, pertumbuhan ekonomi daerah, serta kesiapsiagaan dan penanganan kebencanaan. Prioritas tersebut mencakup sektor pendidikan dan kesehatan, penurunan stunting, penguatan produksi pangan, peningkatan konektivitas jalan, serta pengembangan kawasan pariwisata.


Pembahasan turut mencakup usulan DAK Fisik dan Nonfisik yang telah disampaikan melalui sistem KRISNA, kesesuaiannya dengan alokasi Transfer ke Daerah (TKD), serta tahapan penyusunan Rencana Penggunaan Dana (RPD) DAK Nonfisik Tahun 2027. Perangkat daerah diharapkan memastikan usulan didukung data yang memadai, perencanaan yang matang, rincian kebutuhan yang jelas, dan kelengkapan administrasi sesuai ketentuan.


Melalui rapat ini, Bappeda Kabupaten Buleleng memperkuat koordinasi dan pengendalian pelaksanaan DAK sekaligus mendorong peningkatan kualitas perencanaan untuk tahun berikutnya. Evaluasi berkelanjutan diharapkan dapat mewujudkan pengelolaan anggaran yang efektif, akuntabel, dan tepat sasaran, sehingga mendukung peningkatan pelayanan publik, pelestarian kebudayaan, pertumbuhan ekonomi, serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Buleleng.