(0362) 21149
bappeda@bulelengkab.go.id
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Tim Satgas Ketahanan Pangan Buleleng Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Pasar dan Ritel Modern

Admin bappeda | 06 April 2026 | 46 kali

Tim Satuan Tugas (Satgas) Ketahanan Pangan Kabupaten Buleleng melaksanakan kegiatan pemantauan dan inspeksi mendadak (sidak) harga serta ketersediaan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional dan ritel modern pada Senin (6/4/2026). Hasilnya menunjukkan bahwa stok pangan dalam kondisi aman dan harga relatif stabil.

Kegiatan ini melibatkan sejumlah instansi, antara lain Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng, Kepolisian Resort Buleleng, Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Koperasi UKM, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Buleleng.

Pemantauan dilakukan di dua pasar tradisional utama, yakni Pasar Banyuasri dan Pasar Anyar. Di Pasar Banyuasri, harga bawang merah tercatat Rp45.000 per kilogram, bawang putih Rp32.000, cabai rawit Rp85.000, serta beras medium Rp14.000 per kilogram. Sementara itu, di Pasar Anyar, harga komoditas cenderung sedikit lebih rendah, seperti bawang merah Rp43.000 dan cabai rawit Rp84.000 per kilogram.

Untuk komoditas lainnya, seperti minyak goreng, telur, tempe, tahu, hingga daging ayam dan babi, harga di kedua pasar relatif seragam dan tidak mengalami lonjakan signifikan.

Selain pasar tradisional, tim juga melakukan sidak di sejumlah ritel modern seperti Indomaret dan Arta Sedana Ngurah Rai. Di Indomaret, ditemukan harga beras SPHP sebesar Rp74.500 per kemasan, lebih tinggi Rp12.000 dari Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp62.500. Sementara itu, beberapa produk lain seperti minyak goreng dan beras premium masih dalam rentang harga wajar.

Di Arta Sedana Ngurah Rai, stok beras SPHP tidak tersedia, namun berbagai jenis beras premium dan medium masih tersedia dengan harga bervariasi. Harga minyak goreng kemasan 1 liter berada di kisaran Rp23.890.

Berdasarkan hasil sidak dan verifikasi label produk, seluruh bahan pangan yang beredar di ritel modern dinyatakan layak konsumsi dan tidak ditemukan produk kedaluwarsa. Hal ini menunjukkan pengelolaan stok dan rotasi barang berjalan dengan baik.

Secara keseluruhan, hasil pemantauan menyimpulkan bahwa ketersediaan bahan pangan pokok di Kabupaten Buleleng dalam kondisi aman dan mencukupi. Stabilitas harga juga terjaga, tanpa adanya fluktuasi signifikan di tingkat pasar maupun ritel modern.

Pemerintah daerah melalui Satgas Ketahanan Pangan akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pokok bagi masyarakat tetap terjaga.