(0362) 21149
bappeda@bulelengkab.go.id
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Perkuat Sinergi dan Akurasi Data, Bappeda Buleleng Dukung Penuh Percepatan Digitalisasi Bansos

Admin bappeda | 27 Juli 2026 | 269 kali

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Buleleng terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan digitalisasi bantuan sosial (bansos) sebagai bagian dari upaya mewujudkan sistem perlindungan sosial yang lebih transparan, akurat, dan tepat sasaran. Komitmen tersebut kembali ditegaskan melalui keikutsertaan Kepala Bappeda, Komang Audi Berawijaya dalam Rapat Percepatan Digitalisasi Bantuan Sosial yang dilaksanakan secara virtual dari ruang kerjanya bersama 25 Aparatur Sipil Negara (ASN) Bappeda yang tergabung sebagai Agen Perlinsos, Senin (27/7/2026).


Rapat virtual yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng tersebut diikuti oleh seluruh perangkat daerah, para camat, hingga pemerintah desa se-Kabupaten Buleleng. Pertemuan ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Kabupaten Buleleng untuk mempercepat implementasi Program Perlindungan Sosial (Perlinsos) berbasis digital sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam menyukseskan proses pendataan masyarakat.


Dalam rapat tersebut, dibahas perkembangan serta capaian pelaksanaan digitalisasi Perlinsos di Kabupaten Buleleng hingga hari ini. Selain memaparkan progres pendataan yang telah dilakukan oleh para Agen Perlinsos di lapangan, rapat juga menjadi forum evaluasi untuk mengidentifikasi berbagai kendala sekaligus merumuskan langkah percepatan agar target penyelesaian pendataan dapat tercapai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.


Pada kesempatan tersebut, Sekda Suyasa menegaskan bahwa pelaksanaan pendataan program perlinsos di Provinsi Bali secara umum ditargetkan rampung paling lambat pada 30 Juli 2026. Mengingat waktu pelaksanaan yang semakin terbatas, seluruh perangkat daerah beserta Agen Perlinsos diminta untuk mengoptimalkan sisa waktu yang tersedia dengan meningkatkan koordinasi, mempercepat proses pendataan di lapangan, serta memastikan seluruh data yang dihimpun memenuhi prinsip valid, mutakhir, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.


Penegasan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung terwujudnya basis data perlindungan sosial yang terintegrasi dan berkualitas. Data yang akurat diharapkan mampu menjadi fondasi dalam penyusunan berbagai kebijakan pemerintah di bidang kesejahteraan masyarakat sekaligus memastikan penyaluran bantuan sosial benar-benar tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerimanya.


Usai mengikuti rapat virtual, Kepala Bappeda, langsung memberikan arahan kepada 25 ASN Bappeda yang bertugas sebagai Agen Perlinsos. Dalam arahannya, ia mengapresiasi dedikasi seluruh agen yang selama ini telah bekerja secara langsung di lapangan, baik melalui pendataan dari rumah ke rumah maupun pendampingan kepada masyarakat dalam proses registrasi pada Portal Perlinsos Agen, serta mengajak seluruh Agen Perlinsos untuk menuntaskan tugas ini dengan penuh tanggung jawab, bekerja secara profesional, dan memastikan tidak ada masyarakat yang terlewat dalam proses pendataan.