(0362) 21149
bappeda@bulelengkab.go.id
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Rapat Pendampingan Pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

Admin bappeda | 28 April 2026 | 98 kali

Upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan terus diperkuat di Kabupaten Buleleng. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan rapat pendampingan pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Budaya Sekolah Aman dan Nyaman yang digelar di ruang meeting Hotel Puri Saron Baruna Lovina, Singaraja. Selasa, (28/4)

Rapat tersebut dibuka oleh Asisten I Kabupaten Buleleng, serta dihadiri oleh tim dari BPMP Provinsi Bali, Bappeda, dan OPD terkait. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih kondusif dan inklusif bagi seluruh peserta didik.

Dalam pembahasan rapat, disampaikan bahwa pembentukan Pokja bertujuan untuk memperkuat upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman. Fokus utamanya mencakup tiga konsep penting, yakni penguatan ekosistem pendidikan yang kondusif, implementasi regulasi melalui Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026, serta penguatan lima aspek utama meliputi spiritual, fisik, psikologis, sosial, dan digital.

Selain itu, keberadaan Pokja diharapkan mampu membentuk budaya sekolah yang positif serta mendukung pengembangan karakter peserta didik, baik dari sisi akademik maupun kedisiplinan.

Adapun tugas dan fungsi Pokja cukup luas, mulai dari melakukan sosialisasi kepada masyarakat, memberikan edukasi kepada warga sekolah dan pemangku kepentingan, hingga meningkatkan kapasitas pendidik dan tenaga kependidikan. Pokja juga memiliki peran penting dalam menerima laporan dugaan pelanggaran, melakukan verifikasi awal, serta mengoordinasikan langkah penanganan lanjutan.

Tidak hanya itu, Pokja juga bertanggung jawab memfasilitasi proses rujukan kepada instansi berwenang, melakukan pemantauan berkala, serta memberikan rekomendasi kepada kepala daerah terkait kebijakan yang perlu diambil.

Dalam pelaksanaannya, Pokja akan berkolaborasi dengan berbagai pihak, seperti Kepolisian, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Kejaksaan. Program ini juga terintegrasi dengan berbagai inisiatif lain, termasuk program Sekolah Sehat dan Adiwiyata, guna memperkuat sinergi lintas sektor.

Pembentukan Pokja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman ini berlandaskan pada Kepmendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman, serta Kepmendikdasmen Nomor 17 Tahun 2026 tentang Pedoman Penyelenggaraannya. Kedua regulasi tersebut menjadi acuan dalam menciptakan lingkungan belajar yang tidak hanya aman secara fisik, tetapi juga mendukung kesejahteraan psikologis, sosial, dan digital peserta didik.

Dengan adanya Pokja ini, diharapkan seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Buleleng mampu menghadirkan suasana belajar yang lebih aman, nyaman, dan berdaya dukung tinggi bagi perkembangan generasi muda.