Selasa, 22 September 2026. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Buleleng mengikuti Rapat Evaluasi Program Kegiatan Investing in Nutrition and Early Years (INEY) Fase II yang berlangsung di Ruang Rapat Bappeda Kabupaten Buleleng. Dalam rapat tersebut, Bappeda Kabupaten Buleleng diwakili oleh Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, Arya G. Mataram.
Rapat dipimpin oleh Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng, didampingi oleh Poltekkes Kemenkes. Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan Bappeda, DPMDPPKB, Disdikpora, Camat Sawan, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, serta Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P).
Program INEY Fase II merupakan kelanjutan dari program nasional yang bertujuan memperkuat peningkatan pelayanan pencegahan dan percepatan penurunan stunting. Pelaksanaannya berfokus pada penguatan intervensi gizi spesifik bagi balita, ibu hamil, remaja putri, tenaga kesehatan puskesmas, dan kader posyandu melalui pendekatan multisektor.
Berdasarkan hasil evaluasi, Kabupaten Buleleng menjadi salah satu lokus pendampingan Poltekkes Kemenkes. Pendampingan tersebut dilaksanakan di Puskesmas Sawan I dan Puskesmas Sawan II selama periode Mei hingga November 2026.
Dalam pemaparan evaluasi disampaikan bahwa sejumlah indikator intervensi gizi spesifik telah mencapai target, di antaranya skrining anemia dan konsumsi tablet tambah darah (TTD) bagi remaja putri, pemantauan pertumbuhan balita, pemberian ASI eksklusif, serta pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI).