(0362) 21149
bappeda@bulelengkab.go.id
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Jelang Evaluasi KemenPAN RB, Pemkab Buleleng Gelar Simulasi Pemaparan SAKIP

Admin bappeda | 12 Agustus 2026 | 33 kali

 

Pemerintah Kabupaten Buleleng terus mematangkan kesiapan menghadapi Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2026 yang akan dilaksanakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) pada 26–28 Agustus 2026 di Provinsi Bali. Dalam evaluasi tersebut, Kabupaten Buleleng menjadi salah satu dari tiga pemerintah kabupaten di Bali yang menjadi sasaran evaluasi.

 

Sebagai bagian dari persiapan, Pemkab Buleleng menggelar simulasi pemaparan implementasi SAKIP yang melibatkan seluruh pimpinan perangkat daerah, Rabu (12/8), di Gedung Unit IV Kantor Bupati Buleleng. Simulasi ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kesiapan seluruh perangkat daerah sekaligus menyelaraskan implementasi SAKIP di tingkat perangkat daerah dengan pelaksanaan SAKIP Kabupaten Buleleng.

 

Rapat dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng yang dalam hal ini diwakili Asisten Administrasi Umum, Drs. Gede Sugiartha Widiada, M.Si. Kegiatan tersebut didampingi Kepala Bappeda Kabupaten Buleleng, Komang Audi Berawijaya, S.E., M.Si., serta Kepala Bagian Organisasi Setda Kabupaten Buleleng, I Gusti Ngurah Mastika, S.STP., M.M., dan diikuti oleh seluruh pimpinan perangkat daerah.

 

Melalui simulasi tersebut, setiap perangkat daerah diberikan ruang untuk menguji kesiapan dalam menyampaikan substansi implementasi SAKIP, mulai dari perencanaan kinerja, pengukuran, pelaporan, hingga capaian dan dampak kinerja yang dihasilkan. Langkah ini sekaligus menjadi sarana untuk mengidentifikasi berbagai kekurangan yang masih perlu diperbaiki sebelum pelaksanaan evaluasi oleh KemenPAN-RB.

 

Simulasi tersebut diharapkan menjadi ruang untuk mengidentifikasi berbagai kekurangan sejak awal, sekaligus memperkuat koordinasi antarp perangkat daerah. Dengan demikian, ketika evaluasi KemenPAN-RB berlangsung, seluruh unsur Pemkab Buleleng memiliki pemahaman yang sama dan mampu menyampaikan implementasi SAKIP secara utuh.

 

Melalui persiapan yang lebih terarah, kolaborasi lintas perangkat daerah dan penguatan orientasi pada hasil, Pemkab Buleleng menargetkan hasil penilaian SAKIP Daerah Tahun 2026 mendapatkan nilai BB. Evaluasi SAKIP tidak hanya dipandang sebagai upaya mengejar peningkatan nilai, tetapi juga sebagai momentum untuk memastikan penyelenggaraan pemerintahan semakin efektif, terukur, transparan, akuntabel dan benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat Buleleng.